![]() |
| Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (DPD Apjati) Nusa Tenggara Barat bersama PT Cipta Rezeki Utama menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat |
Mataram,(Beritantb.com) - Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (DPD Apjati) Nusa Tenggara Barat bersama PT Cipta Rezeki Utama menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat yang membutuhkan di sejumlah titik.
“Tahun ini, total delapan hewan kurban disalurkan. Rinciannya dua ekor sapi atas nama DPD Apjati NTB, satu ekor sapi serta lima ekor kambing dari PT Cipta Rezeki Utama,” jelas Ketua DPD Apjati NTB H Edy Sopyan yang juga Komisaris Utama PT Cipta Rezeki Utama, yang di kutip pada Lombok Post pada Sabtu (23/05/2026).
Penyaluran dilakukan dengan menyasar masyarakat yang dinilai membutuhkan, termasuk warga Kampung Nelayan di Kampung Bugis, Bintaro yang terdampak gelombang laut, lingkungan sekretariat Apjati, instansi terkait, serta masyarakat di sekitar kantor PT Cipta Rezeki Utama.
H. Edy Sopyan mengatakan bahwa kegiatan kurban tidak sekadar rutinitas tahunan, tetapi menjadi bentuk rasa syukur sekaligus tanggung jawab sosial kepada masyarakat.
Menurutnya, semangat berbagi di Hari Raya Idul Adha menjadi nilai yang terus dijaga oleh organisasi dan perusahaan yang dipimpinnya.
“DPD Apjati dan PT Cipta Rezeki Utama ingin terus hadir dan membagikan rezeki kepada masyarakat yang membutuhkan. Bagi kami, ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi sudah menjadi kewajiban untuk menyisihkan sebagian rezeki kepada sesama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, masyarakat pesisir menjadi salah satu perhatian karena dalam beberapa waktu terakhir menghadapi dampak cuaca dan gelombang yang mempengaruhi aktivitas ekonomi warga. Oleh karena itu, penyaluran kurban diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mempererat hubungan sosial.
Selain warga pesisir, distribusi hewan kurban juga dilakukan kepada lingkungan sekitar perusahaan dan mitra kerja sebagai bentuk kebersamaan dalam merayakan Idul Adha tahun 2026.
Lanjut, Ia menambahkan bahwa tradisi berkurban telah menjadi agenda rutin yang selalu diupayakan setiap tahun. Semangat berbagi pada hari besar keagamaan memiliki makna penting untuk menjaga nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial.
"Alhamdulillah, momen berbagi seperti ini selalu kami lakukan setiap Hari Raya Idul Adha. Bahkan bagi kami, kalau tidak berkurban rasanya ada yang kurang. Karena dari kurban ini ada nilai keikhlasan, kebersamaan, dan kepedulian yang ingin terus kami hidupkan," katanya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberi manfaat bagi masyarakat penerima serta menginspirasi lebih banyak pihak untuk memperkuat budaya berbagi, terutama pada momentum hari besar keagamaan.(*).
