Ketika Dokter Cuti, Sistem Pelayanan Kesehatan Harus Tetap Berjalan
Puskesmas Donggo


Oleh: Aditia

Aktivis Donggo


Bima,(Beritantb.com) - Puskesmas seharusnya menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Namun, kondisi yang terjadi di Puskesmas Donggo justru memperlihatkan potret yang memprihatinkan. Ketika dokter mengambil cuti, pelayanan kepada masyarakat dikabarkan ikut terganggu.


Situasi seperti ini bukan sekadar persoalan administratif, melainkan menjadi cerminan lemahnya tata kelola pelayanan kesehatan. Tidak semestinya pelayanan terhadap pasien yang membutuhkan pertolongan terhambat hanya karena dokter yang bertugas sedang tidak berada di tempat.


Cuti merupakan hak setiap tenaga kesehatan yang dijamin oleh aturan. Namun, memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan adalah tanggung jawab institusi. Karena itu, ketika pelayanan terganggu akibat tidak adanya dokter, yang patut dievaluasi bukan hak cutinya, melainkan kesiapan manajemen dalam menjamin keberlangsungan pelayanan.


Lebih memprihatinkan apabila tenaga kesehatan yang berada di lapangan tidak memiliki mekanisme, kewenangan, atau arahan yang jelas dalam menangani pasien, terutama pada kondisi yang membutuhkan penanganan segera. Masyarakat datang ke puskesmas dengan harapan memperoleh pelayanan, bukan untuk menerima penjelasan bahwa dokter sedang cuti.


Kondisi tersebut menunjukkan masih adanya persoalan serius dalam sistem pelayanan kesehatan di Puskesmas Donggo yang tidak boleh dianggap sepele. Tidak tersedianya dokter pengganti, lemahnya koordinasi, maupun belum optimalnya sistem pelayanan darurat merupakan persoalan yang perlu segera dievaluasi dan diperbaiki.


Dinas Kesehatan tidak boleh menutup mata terhadap kondisi ini. Apabila pelayanan kesehatan dasar dapat terganggu hanya karena satu dokter tidak berada di tempat, maka yang dipertaruhkan bukan hanya citra sebuah puskesmas, tetapi juga kepercayaan masyarakat terhadap kemampuan pemerintah dalam memenuhi hak dasar warga negara atas layanan kesehatan.


Masyarakat tidak membutuhkan alasan. Masyarakat membutuhkan pelayanan yang cepat, profesional, dan berkesinambungan. Sebab, dalam pelayanan kesehatan, setiap menit sangat berharga dan dapat menentukan keselamatan seseorang.