![]() |
| Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, membuka kegiatan Retreat Pejabat Eselon II Pemerintah Provinsi NTB Tahun 2025 di Korem 162/Wira Bhakti, Jumat (28/11). |
Mataram,(Beritantb.com) - Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, membuka kegiatan Retreat Pejabat Eselon II Pemerintah Provinsi NTB Tahun 2025 di Korem 162/Wira Bhakti, Jumat (28/11). Kegiatan ini digelar untuk memperkuat soliditas, koordinasi, dan ketahanan mental aparatur.
Gubernur NTB menegaskan retreat bukan bentuk militerisasi birokrasi, melainkan ruang jeda untuk memulihkan energi usai proses pembahasan APBD 2026 yang cukup menguras emosi.
“Teman-teman pasti mengalami stres selama berhari-hari dalam persiapan APBD ini. Maka kegiatan ini adalah take a break, keluar dari rutinitas sehari-hari. Dua hari ini khusus untuk latihan dan membangun kebersamaan,” ujarnya.
Ia menilai retreat menjadi momen penting untuk mempererat ikatan emosional antarpimpinan perangkat daerah guna memperkuat koordinasi, yang disebutnya sebagai tantangan terbesar birokrasi.
“Barang paling mahal dan paling sulit itu adalah koordinasi. Dengan bekerja dan hidup bersama selama dua hari ke depan, saya berharap ini bisa merekatkan tali emosional dan menguatkan kerja tim,” ungkapnya.
Gubernur NTB juga mengingatkan pentingnya kesiapan mental aparatur dalam menghadapi dinamika perubahan kebijakan nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Tidak usah bermimpi melakukan perubahan tanpa cobaan dan gangguan. Maka kita harus tegar dan kuat menjalani perubahan ini,” tegasnya.
Ia berharap retreat ini melahirkan pejabat yang lebih solid, tangguh, dan siap menjadi motor perubahan di Pemprov NTB. Kegiatan berlangsung selama dua hari dengan sesi penguatan kapasitas, diskusi, serta aktivitas team building.(Red).
