![]() |
| Tasyakuran Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional Sultan Muhammad Salahuddin di Museum Asi Mbojo Bima, Sabtu (29/11). |
Bima,(Beritantb.com) - Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, mengimbau Pemerintah Kota Bima dan Pemerintah Kabupaten Bima untuk memperkenalkan Pahlawan Nasional asal Bima, Sultan Muhammad Salahuddin (Sultan Bima XIV), kepada peserta didik di semua jenjang pendidikan. Imbauan tersebut disampaikannya saat menghadiri Tasyakuran Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional Sultan Muhammad Salahuddin di Museum Asi Mbojo Bima, Sabtu (29/11).
Wagub menegaskan pentingnya memastikan sejarah dan perjuangan dua pahlawan nasional asal NTB dikenal oleh generasi muda.
“Hari ini dan ke depan kepada Bapak Walikota Bima, Bapak Bupati Bima kami titipkan. Seperti juga pemerintah provinsi menitipkan kepada sejumlah SMA dan SMK untuk memastikan bahwa pengenalan dua pahlawan nasional. Tidak semua provinsi memiliki keistimewaan memiliki dua pahlawan nasional. Nusa Tenggara Barat membuktikan dirinya,” imbaunya.
Ia juga menyoroti kiprah Sultan Bima XIV yang dinilai telah memperjuangkan hak-hak perempuan jauh sebelum isu tersebut menjadi perhatian publik.
“Pada masanya dengan segala keterbatasan, beliau sudah memikirkan seperti apa hak-hak perempuan pada masanya dulu. Oleh karena itu, tugas dan kewajiban kita semua, yang terlahir di Dana Mbojo untuk meneruskan apa yang pernah beliau perjuangkan, memastikan setiap generasi terus mengejar cita-citanya, melanjutkan pendidikannya sampai ke pendidikan tinggi, memastikan memberikan ruang-ruang terbaik bagi perempuan untuk mengisi setiap proses pembangunan yang ada,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, Wali Kota Bima, Rahman H. Abidin, menegaskan komitmennya untuk memasukkan sejarah Sultan Muhammad Salahuddin ke dalam kurikulum muatan lokal.
“Itu sudah menjadi kewajiban kami sebagai pemimpin daerah ini untuk memperkenalkan orang tuanya, tokohnya, pahlawannya. Ini adalah kebanggaan bagi daerah ini. Kami akan perkenalkan kepada semua sekolah yang ada di Kota Bima ini. Muatan lokal harus menyampaikan sejarah perjuangan dari pahlawan kita ini dalam rangka memberikan spirit, inspirasi kepada generasi-generasi kita selanjutnya,” ucapnya.(Red).
