H. Edy Sopyan Lantik Pengurus DPC APJTI Kabupaten Sumbawa

H. Edy Sopyan Lantik Pengurus DPC APJTI Kabupaten Sumbawa
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) NTB, H. Edy Sopyan melantik Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) APJATI Kabupaten Sumbawa periode 2026–2031 yang digelar di Aula Hotel Sernu Raya, Minggu (15/02/2026).



Sumbawa, (Beritantb.com) - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) NTB, H. Edy Sopyan melantik Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) APJATI Kabupaten Sumbawa periode 2026–2031 yang digelar di Aula Hotel Sernu Raya, Minggu (15/02/2026).


Pelantikan ini di hadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa, Jajaran pengurus DPD APJATI NTB, kepala OPD terkait, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para pengurus yang dilantik.


Ketua DPC APJATI Kabupaten Sumbawa periode 2026–2031, H. Abdul Ghafur, menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak.


"Alhamdulillah, Semoga kepengurusan baru dapat memperkuat silaturahmi serta kerja sama lintas sektor", ujarnya.


Sementara, Ketua DPD APJATI NTB, H. Edy Sopyan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa APJATI NTB merupakan Asosiasi yang paling bermatabat di BP3MI dalam menjalankan misi dan menjaga martabat Asosiasi.


H. Edy Sopyan menginginkan agar kita bisa tetap mempertahankan dan mengembangkan keberadaan sebagai asosiasi.


"Mari kita pertahankan dan kembangkan keberadaan asosiasi ini, sehingga memberikan manfaat kepada kita semua terutama kepada para PMI", ujarnya.


Selain itu, Ia mengatakan sangat mendukung program pemerintah terkait program Zero Cost untuk PMI.


"Apjati NTB sangat mendukung program Zero Cost ini demi membantu para PMI", katanya.


Edy Sopyan menjelaskan bahwa program zero cost merupakan program yang membebaskan PMI dari biaya penempatan ke luar negeri.


Program ini bertujuan agar PMI tidak perlu membayar biaya apapun untuk proses penempatan ke negara tujuan.


"Dengan adanya program Zero Cost, PMI tidak lagi perlu khawatir tentang biaya yang dibebankan kepada mereka selama proses penempatan", tuturnya.


Terakhir, Ia mendorong Apjati Kabupaten Sumbawa agar meningkatkan koordinasi antar wilayah dan perbanyak kegiatan edukasi dan promosi di masyarakat, Sehingga proses penempatan tenaga kerja semakin efektif dan profesional, termasuk melalui optimalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) dan pengembangan pelatihan keterampilan serta bahasa asing seperti bahasa Jepang.


"Perbanyak bangun kemitraan dengan stakeholder yang ada baik pemerintah dalam negeri maupun di pemerintahan Luar negeri", tutupnya.(Red).







Iklan