Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Hj. Mahdalena Tekankan Persatuan Sejak Usia Dini

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Hj. Mahdalena Tekankan Persatuan Sejak Usia Dini
Anggota DPR RI dapil NTB I dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hj. Mahdalena, S.S., MM, melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan.


Bima,(Beritantb.com) - Anggota DPR RI dapil NTB I dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hj. Mahdalena, S.S., MM, menegaskan pentingnya menanamkan nilai persatuan dan kesatuan sejak usia dini, khususnya di lingkungan madrasah, sebagai fondasi utama dalam membangun karakter kebangsaan generasi penerus bangsa.


Hal tersebut disampaikan Hj. Mahdalena saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang berlangsung di MIS MI YASIM Belo, Desa Belo, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima. Selasa,(10/02/2026).


Kegiatan ini diikuti puluhan siswa serta tenaga pendidik yang tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. 


Dikutip dari Sentral NTB, Sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat wawasan kebangsaan sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.


Dalam sambutannya, Hj. Mahdalena menyampaikan bahwa Empat Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika memiliki peran strategis dalam membentuk pola pikir dan karakter kebangsaan generasi muda sejak dini.


“Nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan harus ditanamkan sejak usia dini karena menjadi landasan penting dalam membangun kesadaran persatuan dan kesatuan. Anak-anak di MIS MI YASIM Belo diharapkan tumbuh dengan pemahaman kebangsaan yang kuat dan mampu mengamalkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Kapoksi Komisi VIII DPR RI itu.


Hj. Mahdalena menambahkan, membangun bangsa yang besar dan kuat membutuhkan peran bersama dalam menanamkan pemahaman kebangsaan kepada generasi muda. 


Pendidikan nilai-nilai Empat Pilar sejak dini diyakini mampu membentuk karakter anak agar kelak menjadi generasi yang berintegritas serta memiliki rasa tanggung jawab terhadap keutuhan bangsa dan negara.


Tak hanya peran sekolah, Hj. Mahdalena juga menegaskan pentingnya keterlibatan orang tua dalam mendidik anak-anak agar memahami dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan.


“Tanggung jawab menanamkan nilai Empat Pilar Kebangsaan tidak hanya ada di sekolah, tetapi juga menjadi tanggung jawab orang tua dan masyarakat. Keteladanan dari lingkungan keluarga sangat menentukan dalam membentuk karakter anak,” tegasnya.


Sebagai penutup, Hj. Mahdalena kembali menekankan perlunya sinergi antara guru dan orang tua dalam membekali generasi muda dengan nilai-nilai luhur kebangsaan agar mampu menghadapi tantangan zaman.


“Generasi muda harus dibekali pemahaman kebangsaan sejak dini agar memiliki kesadaran akan pentingnya persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tutupnya.,(*).





Iklan