Perang Israel-AS vs Iran, APJATI NTB Pastikan PMI Asal NTB Tetap Terpantau

Perang Israel-AS vs Iran, APJATI NTB Pastikan PMI Asal NTB Tetap Terpantau
Foto: Ketua APJATI NTB H. Edy Sopyan saat berada di Kedutaan Besar RI Abu Dhabi


Mataram,(Beritantb.com) - Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) Nusa Tenggara Barat menanggapi eskalasi konflik di Timur Tengah yang terjadi antara Israel - Amerika Serikat vs Iran.


Ketegangan ini setelah saling serang antara Israel-AS vs Iran yang menyasar pangkalan militer, memicu kekhawatiran terhadap keselamatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di kawasan tersebut khususnya PMI asal NTB.


Ketua APJATI NTB, H. Edy Sopyan, mengungkapkan bahwa akan terus melakukan pengawasan dan pemantauan secara ketat kondisi Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTB yang bekerja di wilayah Timur Tengah.


Menurutnya, Dari hasil pemantauan pihaknya bahwa untuk PMI NTB yang ada di timur tengah umumnya tetap bekerja seperti biasanya walaupun terjadi ketegangan antara Israel-AS vs Iran. 


Karena yang jadi sasaran konflik adalah Pangkalan Militer dan Kedutaan besar Amerika yang jauh dari keberadaan atau tempat bekerja PMI.


"Kami berharap PMI NTB untuk selalu waspada dan tidak keluar rumah jika sedang tidak bekerja, demi menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan,”ujarnya saat di konfirmasi oleh media ini pada Rabu,(04/03/2026).


Lanjut, APJATI NTB berkomitmen untuk terus memantau situasi secara seksama.


“Pihaknya tetap monitor dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di negara-negara penempatan. Dan alhamdulilah, Pihak KBRI di negara penempatan sudah memberikan nama dan nomor kontak untuk di hubungi oleh PMI secara langsung jika ada hal-hal yang terjadi,” kata Edy Sopyan.


Selain itu, Edy Sopyan juga menyoroti terkait masalah P3MI yang sudah ada job order namun belum bisa memberangkatkan calon PMI ke timur tengah. Serta bagi calon PMI yang sudah menunggu proses berbulan-bulan untuk berangkat, Namun terpaksa mereka menunggu keberangkatan dalam waktu yang tidak bisa di tentukan. 


"Kalau konflik ini berkepanjangan akan jadi masalah besar untuk Calon PMI dan P3MI", tuturnya.


APJATI NTB berharap konflik di Timur Tengah segera berahir. Dan negara-negara non timur tengah tidak ikut berdampak, sehingga PMI yg dalam proses bisa di berangkatkan sesuai jadwal.(Red).







 

Iklan