![]() |
| Muhamad Ihwan resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam acara pelantikan 34 pejabat eselon yang dipimpin langsung oleh Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal di Pendopo Gubernur, Kamis (09/04/26). |
Mataram,(Beritantb.com) - Muhamad Ihwan resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam acara pelantikan 34 pejabat eselon yang dipimpin langsung oleh Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal di Pendopo Gubernur, Kamis (09/04/26).
Pada kesempatan tersebut, Kepala Museum NTB, Ahmad Nuralam, menyambut antusias dan apresiasi atas penunjukan Kepala Dinas Kebudayaan yang definitif.
Menurutnya, kehadiran kepala dinas yang definitif akan memberikan arah yang lebih jelas dan progresif dalam upaya pemajuan kebudayaan di NTB.
Ia menilai, di bawah komando Kepala Dinas, berbagai program kebudayaan berpotensi berjalan lebih optimal serta mampu menyesuaikan target-target pembangunan sesuai dengan visi Gubernur NTB.
“Dengan telah dilantiknya Kepala Dinas Kebudayaan secara definitif, kita optimis arah kebijakan dan program pemajuan kebudayaan di NTB akan semakin progresif dan selaras dengan visi pembangunan daerah,” ujar Nuralam usai melakukan silaturahmi bersama Kepala Dinas, Jum'at, (10/4/26).
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan NTB, Muhamad Ihwan, menekankan pentingnya membangun kekompakan internal serta bekerja secara maksimal dalam menjalankan tugas kelembagaan.
Menurutnya, sebagai dinas yang tergolong baru, Dinas Kebudayaan NTB perlu memulai dari nol dengan meletakkan fondasi dasar yang kuat guna mendorong kemajuan kebudayaan di Nusa Tenggara Barat.
“Kita harus membangun kekompakan dan bekerja maksimal. Dinas ini masih baru, sehingga penting bagi kita untuk meletakkan fondasi yang kuat sebagai pijakan dalam memajukan kebudayaan NTB ke depan,” tegasnya.
Sebelum dipercaya memimpin Dinas Kebudayaan NTB, Muhamad Ihwan menjabat sebagai Kepala Balai Arsip Statis dan Tsunami (BAST) pada Arsip Nasional Republik Indonesia di Aceh.
Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Sosial di Universitas Merdeka Malang dan melanjutkan studi Magister di Universitas Moestopo Beragama.
Sejak memulai karier sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada tahun 1998, Muhamad Ihwan telah mengemban berbagai posisi strategis di lingkungan ANRI, di antaranya Kepala Sub Bagian Publikasi dan Dokumentasi Humas, Kepala Sub Bidang Evaluasi dan Pelaporan Diklat, Kepala Bidang Akreditasi Daerah, Kepala Subdirektorat Daerah I B, hingga Kepala Balai Arsip Statis dan Tsunami ANRI Aceh.
Pengalaman panjang tersebut memperkuat dedikasi dan kapasitasnya dalam pengelolaan arsip, khususnya arsip statis dan arsip kebencanaan seperti tsunami di Aceh.(Red).
