FPTI NTB Fokus Cetak Atlet Berprestasi Nasional, Dua Atlet Dikirim Untuk Ikut Kejurnas Panjat Tebing 2026 di Jakarta

FPTI NTB Fokus Cetak Atlet Berprestasi Nasional, Dua Atlet Dikirim Untuk Ikut Kejurnas Panjat Tebing 2026 di Jakarta
Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Nusa Tenggara Barat (NTB), Nadirah Al Habsyi



Mataram,(Beritantb.com) - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai mematangkan persiapan menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panjat Tebing Kelompok Umur 2026 yang akan digelar di Jakarta pada 18–22 Juni 2026.


Ajang ini menjadi momentum penting bagi atlet muda NTB untuk mengasah kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding di level nasional.


Ketua FPTI NTB, Nadirah Al Habsyi, mengatakan keikutsertaan atlet NTB dalam Kejurnas tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam mencetak atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.


"Ini komitmen kita (FPTI) NTB untuk menjaring atlet berprestasi di tingkat nasional, tapi juga di internasional sehingga dapat mengharumkan nama daerah dan bangsa," ujarnya, Jumat (29/5/2026).


Pada Kejurnas tahun ini, FPTI NTB merencanakan mengirim dua atlet terbaik, masing-masing satu atlet putra dan satu atlet putri. Namun, jumlah tersebut masih berpotensi bertambah menyesuaikan perkembangan persiapan dan hasil seleksi internal.


"Jadi, ada dua atlet yang akan kita kirim. Tapi ini bisa juga berkembang lebih dari dua. Cuma prioritas kita satu putra dan satu perempuan," kata Nadirah.



Meski demikian, FPTI NTB tidak memasang target berlebihan dalam ajang nasional tersebut. Menurut Nadirah, persaingan pada Kejurnas dipastikan berlangsung ketat karena diikuti atlet terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia.


Kendati tidak mematok target tinggi, ia optimistis atlet NTB tetap memiliki peluang untuk meraih prestasi apabila pembinaan dilakukan secara berkelanjutan dan terarah.


"Terpenting, bagaimana kita melakukan pembinaan atlet secara berjenjang dari kabupaten/kota hingga provinsi. Sebab, kondisi di beberapa daerah menunjukkan adanya penurunan jumlah atlet sehingga diperlukan strategi penjaringan yang lebih aktif. Dari hasil itu, kita harapkan bisa mendapatkan atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama baik NTB di pentas nasional maupun dunia," katanya.


Selain menjadi ajang kompetisi, Kejurnas Panjat Tebing Kelompok Umur juga dinilai penting sebagai sarana pemantauan atlet muda potensial yang diproyeksikan memperkuat Indonesia pada ajang internasional di masa mendatang. FPTI pusat selama ini menjadikan Kejurnas kelompok umur sebagai salah satu tahapan seleksi pembinaan atlet nasional.


NTB sendiri memiliki potensi besar dalam cabang olahraga panjat tebing. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah atlet muda daerah ini mulai menunjukkan perkembangan positif pada berbagai kejuaraan regional maupun nasional. Dukungan pembinaan berkelanjutan dari pemerintah daerah, klub, dan pengurus cabang diharapkan mampu melahirkan atlet yang dapat bersaing di level lebih tinggi.

Iklan