LPA NTB Gelar Pelatihan Kewirausahaan di Bima, Wabup Bima Dukung Pengembangan UKM Lokal

LPA NTB Gelar Pelatihan Kewirausahaan Untuk Komunitas SAS Sila, Wabup Bima Dukung Pengembangan UKM Lokal
Wakil Bupati Bima membuka secara langsung kegiatan pelatihan kewirausahaan bagi UKM di Kabupaten Bima 


Bima, (Beritantb.com) - Lembaga Perlindungan Anak (LPA) NTB gelar pelatihan kewirausahaan bagi UKM yang ada di kabupaten Bima. Sabtu,(09/05/2026).


Kegiatan tersebut di buka secara langsung oleh Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy yang hadiri oleh beberapa narasumber dari pengusaha yang sudah sukses dalam dunia bisnis, serta puluhan peserta yang tergabung dalam komunitas SAS Sila. 


Koordinator Program Strive LPA NTB Ruli Ardiyansyah melalui Koordinator sistem program di Bima Lily marfuatun menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program STRIVE yang dilaksanakan di tiga wilayah, yaitu di Jakarta, Poso dan di kabupaten Bima.


Ia menjelaskan bahwa program STRIVE akan berjalan selama 3 tahun dari tahun 2025-2027 yang berfokus pada isu Rehabilitasi, reintegrasi, Critical thinking dan digital literasi


"Saat ini telah berjalan selama satu tahun lebih dan berfokus pada isu Rehabilitasi, reintegrasi, Critical thinking dan digital literasi", katanya pada Sabtu,(09/05/2026).




Menurutnya, Pelatihan Kewirausahaan ini bertujuan untuk membantu peserta agar lebih mandiri secara ekonomi, memiliki penghasilan yang lebih baik, serta dapat berkontribusi positif di tengah masyarakat sehingga terhindar dari pengaruh tindakan ekstremisme.


Berdasarkan hasil assessment yang dilakukan di Desa Rato, Desa Tumpu, dan Desa Kananga, sebagian besar peserta memiliki usaha kecil di bidang perdagangan dengan penghadilan yang masih terbatas. 


"Oleh karena itu, diperlukan penguatan dan pendampingan usaha agar usaha yang dijalankan dapat berkembang", ujarnya.


Ia juga mengatakan bahwa sebelumnya peserta telah mengikuti pelatihan kewirausahaan tahap pertama pada bulan september dan Oktober 2025 dan telah menerima bantuan berupa peralatan usaha. 


"Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan pada hari ini merupakan pelatihan tahap kedua yang diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dan kemampuan peserta dalam mengembangkan usaha yang dimiliki", tuturnya.


Sementara, Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy mengatakan bahwa pelatihan kewirausahaan bagi teman-teman UKM ini sangatlah positif untuk membantu pengembangan usahanya.



"Kegiatan ini sangatlah positif untuk membantu mengembangkan usahanya secara mandiri", ujarnya.


Menurutnya, semua masyarakat memiliki hak yang sama di mata negara sesuai dengan nilai-nilai yang tertuang dalam Pancasila.


"Jangan sampai ada stigmatisasi terhadap teman -teman ini karena mereka mempunyai hak yang sama untuk hidup yang layak di negara kesatuan Republik Indonesia ini", ungkapnya.


Ia berharap kepada masyarakat agar menerima mereka seperti masyarakat biasa. Dan diberikan kesempatan untuk hidup mandiri secara ekonomi


"Makanya pemerintah ini hadir untuk memberikan dukungan terhadap teman-teman  secara materi maupun secara finansial", tutupnya.(Red).



Iklan