Perjuangan Hj. Mahdalena Berbuah Hasil, 350 Mahasiswa NTB Raih Beasiswa KIP Kuliah

 

Perjuangan Hj. Mahdalena Berbuah Hasil, 350 Mahasiswa NTB Raih Beasiswa KIP Kuliah
Anggota DPR RI Komisi VIII dari Fraksi PKB, Hj. Mahdalena, S.S., M.M.


Bima, (Beritantb.com) – Anggota DPR RI Komisi VIII dari Fraksi PKB, Hj. Mahdalena, S.S., M.M., kembali menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan peningkatan akses pendidikan bagi generasi muda di Nusa Tenggara Barat (NTB).


Melalui berbagai upaya koordinasi dan perjuangan di tingkat pusat, Hj. Mahdalena berhasil memperjuangkan kuota 350 Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bagi mahasiswa di NTB. Program ini diharapkan dapat membantu mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya.


Menurut Hj. Mahdalena, pendidikan merupakan investasi terbaik untuk membangun masa depan bangsa. Karena itu, setiap anak bangsa harus memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan yang layak.


"Semoga beasiswa ini menjadi penyemangat bagi para mahasiswa untuk terus berprestasi, menyelesaikan studi tepat waktu, dan kelak mengabdikan ilmu yang dimiliki demi kemajuan daerah serta Indonesia," ujar Hj. Mahdalena melalui akun FB resminya pada Minggu,(28/06/2026).


Ia juga menegaskan bahwa perjuangan menghadirkan akses pendidikan merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai wakil rakyat, khususnya dalam memastikan kesempatan belajar dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang ekonomi.


"Tidak boleh ada anak bangsa yang kehilangan masa depan hanya karena keterbatasan ekonomi," tegasnya.


Program KIP Kuliah merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui bantuan biaya pendidikan dan biaya hidup bagi mahasiswa yang memenuhi persyaratan. 


Dengan bertambahnya kuota beasiswa yang diperjuangkan Hj. Mahdalena, diharapkan semakin banyak putra-putri NTB yang mampu meraih pendidikan tinggi dan menjadi generasi unggul yang siap berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional.(Red).


Iklan