![]() |
| Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Partisipatif (KKP) UIN Mataram |
Lombok Barat, (BeritaNTB.com) – Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Partisipatif (KKP) UIN Mataram yang bertugas di Desa Mareje, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat melaksanakan kegiatan penghijauan dengan menanam sekaligus membagikan sebanyak 250 bibit pohon kepada masyarakat sebagai upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Ketua KKP UIN Mataram Desa Mareje, Kholidin Rahman, mengatakan kegiatan penghijauan tersebut merupakan salah satu program kerja mahasiswa yang bertujuan mendukung pelestarian lingkungan sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap penghijauan di wilayah desa.
"Kegiatan ini tidak hanya sebatas menanam pohon, tetapi juga mengajak masyarakat untuk merawat dan menjaga tanaman agar memberikan manfaat bagi lingkungan maupun generasi mendatang," ujar Kholidin pada Senin,(27/07/2026).
Menurutnya, sebanyak 250 bibit pohon ditanam di sejumlah titik strategis dan juga dibagikan kepada masyarakat lewat tiap-tiap Dusun agar dapat ditanam di pekarangan rumah maupun lahan produktif. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan tutupan hijau di Desa Mareje serta memberikan manfaat ekologis dalam jangka panjang.
Sementara itu, Kepala Desa Mareje, H. Muhsin Salim, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKP UIN Mataram yang telah menghadirkan program penghijauan di desanya.
Ia menilai kegiatan tersebut sangat positif karena tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga menjadi edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian alam.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKP UIN Mataram yang telah memilih penghijauan sebagai salah satu program pengabdiannya. Semoga pohon-pohon yang ditanam dan dibagikan dapat tumbuh dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Mareje," katanya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKP UIN Mataram berharap semangat menjaga lingkungan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat sehingga Desa Mareje menjadi desa yang lebih hijau, asri, dan berkelanjutan.(Red).


