![]() |
| Acara pembukaan pertandingan Cabang Olahraga Panjat Tebing |
Mataram, (Beritantb.com) – Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi memulai pertandingan cabang olahraga panjat tebing pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB 2026 di Wall Climbing Gelanggang Pemuda, Kota Mataram, Sabtu malam (18/7/2026).
Pada pembukaan pertandingan tersebut, Ketua Umum FPTI NTB, Nadirah Al Habsyi, menegaskan komitmennya untuk mengembalikan kejayaan panjat tebing NTB di tingkat nasional, khususnya pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII NTB–NTT 2028.
"Tekad kami adalah mengembalikan kejayaan panjat tebing NTB," ujar Nadirah dalam sambutannya.
Ia berharap seluruh pengurus FPTI kabupaten/kota, pelatih, dan atlet dapat bersinergi membangun prestasi demi mengharumkan nama NTB di ajang nasional.
Acara pembukaan turut dihadiri Wakil Ketua KONI NTB Bidang Organisasi Hunandiati Nurdin, jajaran pengurus FPTI kabupaten/kota, serta seluruh kontingen peserta Porprov.
Nadirah yang juga anggota DPRD NTB mengingatkan bahwa panjat tebing pernah menjadi salah satu penyumbang prestasi terbaik bagi NTB pada PON XX Papua 2021 dengan meraih tiga medali emas, yang turut mengantarkan NTB mencatat sejarah dengan total 15 medali emas.
Namun, pada PON XXI Aceh–Sumatera Utara 2024, prestasi tersebut tidak mampu dipertahankan.
"Saya tidak tahu apa kendalanya. Tetapi ini menjadi bahan introspeksi kita bersama agar ke depan bisa tampil lebih baik," katanya.
Porprov Jadi Ajang Seleksi Atlet PON
Porprov XII NTB 2026 dimanfaatkan FPTI NTB sebagai ajang pemetaan potensi atlet sekaligus seleksi atlet terbaik yang akan dipersiapkan menghadapi PON XXII NTB–NTT 2028.
Sebanyak 109 atlet ambil bagian dalam kompetisi ini, terdiri dari 65 atlet putra dan 44 atlet putri, yang akan bersaing pada 18 nomor pertandingan.
Sebelum seremoni pembukaan, dua nomor final telah lebih dahulu dipertandingkan. Kontingen Kabupaten Dompu berhasil meraih juara pada nomor Speed Putri, sementara Kota Bima menjadi juara pada nomor Speed Putra.
Menurut Nadirah, pengalaman sukses di PON Papua menjadi motivasi besar bagi FPTI NTB untuk kembali menorehkan prestasi pada PON 2028.
"Kita belajar dari PON Papua. Semangat atlet saat itu luar biasa hingga mampu mempersembahkan tiga medali emas. Prestasi itu ingin kita ulangi kembali," tegasnya.
Siapkan Program Pembinaan Berkelanjutan
Selain menjaring atlet berbakat melalui Porprov, FPTI NTB juga menyiapkan program pembinaan berkelanjutan dengan rutin menggelar kejuaraan tingkat nasional di NTB sebanyak dua kali setiap tahun.
Agenda terdekat adalah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panjat Tebing Tingkat Pelajar yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026 dengan Kabupaten Dompu sebagai tuan rumah.
Setelah itu, FPTI NTB juga akan menggelar Kejurnas kategori usia dan umum sebagai bagian dari pembinaan atlet menuju PON 2028.
"Kejuaraan-kejuaraan ini akan kami laksanakan dua kali setiap tahun sebagai upaya meningkatkan kualitas dan daya saing atlet NTB," pungkas Nadirah.(Red).
