UM Bima Berangkatkan 1.000 Lebih Mahasiswa KKN 2026, Mengabdi dari Bima hingga Malaysia dan Singapura

UM Bima Berangkatkan 1.000 Lebih Mahasiswa KKN 2026, Mengabdi dari Bima hingga Malaysia dan Singapura
Pelepasan Mahasiswa KKN Universitas Muhamadiyah Bima 


Bima,(Beritantb.com) – Universitas Muhammadiyah Bima (UM Bima) resmi melepas lebih dari 1.000 mahasiswa untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026. Pelepasan berlangsung di Lapangan Kampus UM Bima, Rabu (1/7/2026), dan dipimpin langsung oleh Rektor UM Bima, H. Ilyas Sarbini, S.H., M.H.


Sebanyak lebih dari seribu mahasiswa tersebut akan melaksanakan pengabdian di 50 posko yang tersebar di Kota Bima, Kabupaten Bima, dan Kabupaten Dompu. Selain KKN Reguler, UM Bima juga mengirimkan mahasiswa dalam berbagai skema KKN nasional dan internasional sebagai bentuk komitmen memperluas kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat.


Tahun ini, UM Bima melaksanakan empat skema KKN, yakni KKN Reguler di wilayah Bima dan Dompu, KKN Muhammadiyah Aisyiyah (KKN MAS) PTMA di Malang, KKN Tematik Berdampak Gentaskin di Nusa Tenggara Timur (NTT), serta KKN Internasional di Malaysia dan Singapura.


Pelaksanaan KKN juga diperkuat melalui kolaborasi dengan Universitas Samawa (UNSWA). Sinergi tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan KKN bersama di kawasan Tambora dan Desa Maria, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima.


Melalui berbagai skema tersebut, UM Bima menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program pengabdian yang tidak hanya berdampak di tingkat lokal, tetapi juga nasional hingga internasional.


Pada KKN MAS, mahasiswa akan menjalankan program pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada penguatan desa berkemajuan melalui ketahanan pangan dan pengembangan potensi lokal.


Sementara itu, dua mahasiswa UM Bima terpilih mengikuti program International Community Service Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) di Malaysia dan Singapura dengan mengusung misi pemberdayaan masyarakat berbasis nilai-nilai Al-Ma'un dalam perspektif global.


Selain itu, empat mahasiswa mengikuti KKN Tematik Berdampak Gentaskin Batch II Tahun 2026 yang berfokus pada penguatan gerakan kesehatan masyarakat secara inklusif di wilayah Nusa Tenggara Timur.


Secara keseluruhan, sebanyak 11 mahasiswa mengikuti KKN MAS, empat mahasiswa mengikuti KKN Gentaskin, dan dua mahasiswa mengikuti KKN Internasional. Selebihnya, mahasiswa diterjunkan ke puluhan posko KKN Reguler yang tersebar di Kota Bima, Kabupaten Bima, dan Kabupaten Dompu.


Dalam sambutannya, Rektor UM Bima, H. Ilyas Sarbini, menekankan pentingnya membangun kolaborasi dengan masyarakat selama menjalankan pengabdian.


"Mahasiswa harus mampu berkolaborasi dengan masyarakat setempat. Jangan merasa paling tahu. Kalian harus mampu bersenyawa dengan masyarakat," tegasnya.


Ia juga mengingatkan seluruh peserta KKN agar menjaga nama baik almamater, keluarga, dan Persyarikatan Muhammadiyah selama berada di lokasi pengabdian.


Selain itu, Rektor berpesan agar mahasiswa selalu mengutamakan keselamatan selama menjalankan program.


"Kalian berangkat dalam keadaan sehat, maka harus kembali juga dalam keadaan sehat. Pulang dengan penuh kegembiraan, tanpa kekurangan apa pun. Utamakan keselamatan," ujarnya.


Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPPM) UM Bima, Darmin, S.Km., M.Kes., meminta seluruh mahasiswa menghadirkan program kerja yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.


"Mahasiswa harus melaksanakan KKN dengan sebaik-baiknya. Rancang dan jalankan program yang benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat. Hadirkan manfaat nyata, bukan sekadar kegiatan seremonial," tegas Darmin.


Acara pelepasan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustaz Assoc. Prof. Dr. Ilham, M.Pd.I., sebagai harapan agar seluruh mahasiswa KKN diberikan kelancaran, keselamatan, serta mampu menjalankan pengabdian yang membawa manfaat bagi masyarakat sekaligus mengharumkan nama Universitas Muhammadiyah Bima.(Red).

Iklan