Lombok Barat,(Beritantb.com) — Pemerintah Desa Mareje, Kabupaten Lombok Barat, menggelar rangkaian kegiatan Ulang Tahun Desa Mareje ke-29 dengan mengusung semangat membangun desa yang maju, religius, dan menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama.
Salah satu kegiatan dalam rangkaian peringatan tersebut dikemas melalui acara “Mareje Bersholawat” yang menghadirkan tausiah keagamaan dan majelis sholawat untuk masyarakat.
Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan SMPN 3 Lembar, Kamis (20/8/2026), mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WITA. Acara ini terbuka dan gratis untuk masyarakat umum.
Dalam kegiatan peringatan HUT Desa Mareje ke-29 mengangkat tema “Menuju Mareje yang Maju, Religius dan Jenius dalam Upaya Menjaga Toleransi Antar Umat Beragama untuk Kedamaian Bermasyarakat.”
Tema tersebut menegaskan komitmen Desa Mareje untuk terus memperkuat kehidupan masyarakat yang harmonis, sekaligus menjaga nilai-nilai religius dan toleransi di tengah keberagaman.
Hadirkan TGH L. Pattimura Farhan dan Majelis Sholawat
Acara Mareje Bersholawat menghadirkan Dr. TGH. L. Pattimura Farhan, M.HI., Ketua Yayasan Pondok Pesantren Selaparang Kediri Lombok Barat, sebagai penceramah.
Selain tausiah, kegiatan juga dirangkaikan dengan Majelis Sholawat Al Hikam, yang diharapkan menambah suasana religius dalam perayaan hari jadi Desa Mareje.
Kepala Desa Mareje, H. Muhsin Salim, turut menjadi bagian penting dalam kegiatan yang mengangkat nilai kebersamaan dan kehidupan sosial yang damai tersebut.
Peringatan HUT Desa Mareje ke-29 diharapkan tidak sekadar menjadi momentum seremonial, tetapi juga menjadi ruang mempererat silaturahmi antara pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta seluruh warga.
Melalui kegiatan keagamaan dan kebersamaan seperti Mareje Bersholawat, masyarakat diajak untuk terus menjaga persatuan serta memperkuat toleransi antarumat beragama.
Semangat tersebut diharapkan menjadi bagian dari perjalanan Desa Mareje menuju desa yang semakin maju, religius, harmonis, dan mampu menciptakan kehidupan bermasyarakat yang damai.
Mareje Bersholawat pun menjadi salah satu momentum untuk merawat kebersamaan sekaligus memperkuat identitas Desa Mareje sebagai desa yang menjunjung tinggi nilai agama, persaudaraan, dan toleransi.(Red).


