![]() |
| Museum Negeri Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menggelar program edukatif Museum Masuk Sekolah. Kali ini, giliran siswa-siswi di SDN Seran, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) |
Sumbawa,(Beritantb.com) - Museum Negeri Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menggelar program edukatif Museum Masuk Sekolah. Kali ini, giliran siswa-siswi di SDN Seran, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang berkesempatan mengenal lebih dekat warisan peninggalan sejarah dan budaya daerah secara interaktif.
Kepala Museum NTB, yang diwakili oleh Kasi Pengkajian dan Perawatan, Aulia Rahman Adiputra , menjelaskan bahwa museum masuk sekolah merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk memperkuat karakter anak bangsa khusunya generasi muda NTB di bidang kebudayaan.
“Jadi program ini sebagai langkah kami untuk mendorong generasi muda untuk mencintai sejarah budaya NTB melalui artefak disekitar mereka”, Ujarnya, Selasa (11/8/26).
Dirinya menambahkan bahwa program ini juga menjadi jawaban atas tantangan geografis yang dihadapi oleh sekolah-sekolah di luar pusat kota.
Menurutnya, kehadiran tim museum di SDN Seran merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memberikan keadilan akses informasi dan edukasi.
"Jadi program ini juga sebagai pemerataan pelayanan yang menjangkau siswa di daerah pelosok atau pinggiran yang sulit mendatangi museum secara fisik”, pungkasnya.
Program Museum masuk sekolah tersebut diikuti oleh 100 siswa-siswi dari bangku kelas empat hingga enam SD.
Kepala Sekolah SDN Seran, Indrasari menyampaikan apresiasinya atas kunjungan ini. Menurutnya kegiatan MMS memberikan pengalaman budaya yang menyenangkan bagi siswa-siswi.
"Apalagi kami di wilayah pelosok, ini sangat istimewa, karena dikunjungi langsung dengan program edukatif seperti ini", tuturnya.
MMS yang menampilkan koleksi Serut, Ani-ani, Gelang Tangan, Keris Sumbawa hingga peralatan pertanian tradisional membawa pengalaman museum langsung ke ruang kelas.
Salah seorang siswa yang duduk di bangku kelas enam, Aska mengaku senang dan tertarik untuk mengunjungi museum setelah melihat tayangan vidio, penyampaian materi, dan sejumlah koleksi yang di tampilkan.
Menurutnya, Museum yang dia bayangkan sebagai tempat yang angker dan menyeramkan ternyata penataan ruang pamerannya indah dan sangat menarik.
"Jadi saya sangat ingin sekali mengajak keluarga saya untuk berkunjung ke museum NTB", lanjutnya.
Senada juga disampaikan oleh siswi kelas lima SDN Seran, Diah. Ia mengaku terkesan dengan kegiatan Museum Masuk Sekolah, dan tertarik mengunjungi museum untuk mendapatkan informasi dari berbagai koleksi yang ada di ruang pameran.
