Museum Got Talent Disabilitas Meriahkan Museum Begawe Vol. 3

Museum Got Talent Disabilitas Meriahkan Museum Begawe Vol. 3
Puluhan siswa-siswi Sekolah Luar Biasa (SLB) se-Nusa Tenggara Barat (NTB) turut memeriahkan Museum Begawe Vol. 3 melalui ajang Lomba Museum Got Talent untuk Disabilitas, Jumat (21/8/2026).


Mataram,(Beritantb.com) - Puluhan siswa-siswi Sekolah Luar Biasa (SLB) se-Nusa Tenggara Barat (NTB) turut memeriahkan Museum Begawe Vol. 3 melalui ajang Lomba Museum Got Talent untuk Disabilitas, Jumat (21/8/2026).


Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian Museum Begawe Vol. 3 yang diselenggarakan Museum Negeri NTB yang bertajuk “Kotaku Museumku, Kampungku Museumku”.


Kepala Museum NTB Ahmad Nuralam mengapresiasi antusiasme sekolah-sekolah SLB dari berbagai daerah yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.


Menurutnya, kehadiran peserta dari sejumlah daerah menunjukkan museum mulai menjadi bagian penting dalam kegiatan edukasi dan kebudayaan, termasuk bagi kalangan penyandang disabilitas.


“Antusiasme sekolah-sekolah yang hadir ini menunjukkan museum sudah menjadi institusi budaya yang menjadi prioritas. Apalagi ada peserta yang datang dari Sumbawa. Artinya, kegiatan seperti ini sudah menjadi pilihan bagi sekolah-sekolah SLB,” ujarnya.


Ia menilai penampilan para peserta tidak hanya menunjukkan bakat dan kreativitas, tetapi juga mampu menyampaikan pesan sosial yang relevan dengan kehidupan masyarakat.


“Penampilan anak-anak tadi juga sangat bagus. Ada yang menyampaikan kritik sosial melalui penampilannya,” katanya.


Dirinya menjelaskan bahwa Museum Begawe adalah inovasi untuk membangun museum menjadi ruang ekspresi, interaksi, pembelajaran, dan pengembangan kreativitas bagi seluruh lapisan masyarakat.


Karena itu, ia berharap event ini dapat terus menjadi ruang yang inklusif dan memberikan kesempatan yang sama kepada masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, untuk belajar dan berkarya.


"Jadi ke depan, kami ingin museum selalu menjadi tempat bagi setiap anak untuk belajar, berkarya, dan mengekspresikan diri", katanya.


Lomba Museum Got Talent untuk Disabilitas yang diikuti 10 sekolah SLB dari seluruh NTB memperkuat semangat Museum Begawe Vol. 3 sebagai ruang perjumpaan masyarakat. 


Wakil Kepala Sekolah SLB 3 Lombok Tengah Fitri Arfiani mengatakan kegiatan tersebut memberikan manfaat besar bagi siswa penyandang disabilitas, terutama dalam membangun keberanian dan kepercayaan diri.


"Dengan kegiatan ini, siswa saya menjadi lebih berani tampil dan percaya diri. Mereka juga bisa menunjukkan bakat yang selama ini mungkin kurang terlihat. Ternyata mereka memiliki kemampuan yang luar biasa", ujarnya.


Menurutnya, kesempatan tampil di ruang publik seperti Museum Begawe dapat menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus mengembangkan potensi dan bakat yang dimiliki.


"Dengan kegiatan yang diadakan museum ini, mereka sangat termotivasi untuk mengembangkan bakat-bakat mereka", katanya.


Senada juga disampaikan Guru Pendamping SLB 1 Sumbawa, Chana. Ia menyebut Museum Got Talent sebagai ajang yang luar biasa karena memberikan ruang kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus.


Sehingga Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun dengan melibatkan lebih banyak sekolah SLB dari berbagai daerah di NTB.


"Harapannya, semoga kegiatan ini diadakan setiap tahun dan semakin banyak sekolah SLB yang ikut", ujarnya.(Red).

Iklan