![]() |
| Ikatan Food and Beverage Executive (IFBEC) Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menggelar gathering bulanan |
Mataram,(Beritantb.com) – Indonesian Food and Beverage Executive (IFBEC) Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menggelar gathering bulanan sebagai wadah silaturahmi, berbagi pengetahuan, serta bertukar gagasan di kalangan praktisi industri pariwisata dan perhotelan di NTB.
Kegiatan yang berlangsung di Lombok Plaza Hotel, Selasa (15/9/2026), tersebut mengusung tema Bertukar Ide, Merajut Inovasi Bersama Asosiasi, Kita Siap Menghadapi Dinamika Industri.”
Tema tersebut menjadi spirit IFBEC NTB untuk memperkuat kolaborasi, meningkatkan kompetensi anggota, sekaligus membangun kesiapan bersama dalam menghadapi berbagai perubahan dan tantangan yang terus berkembang di industri hospitality.
Kegiatan dibuka oleh Ketua IFBEC NTB, Sudirman Sahibuddin. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya keberadaan asosiasi sebagai ruang untuk membangun komunikasi, berbagi pengalaman, memperluas jejaring, serta melahirkan berbagai inovasi yang dapat memberikan manfaat bagi perkembangan industri.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari sejumlah vendor dan partner industri. Mereka memberikan informasi, wawasan, serta pembaruan mengenai berbagai produk dan solusi yang dapat mendukung kebutuhan operasional industri Food & Beverage.
Salah satu agenda utama gathering adalah sesi sharing knowledge dan diskusi mengenai isu strategis yang semakin mendapat perhatian dalam industri pariwisata, yakni Sustainable Tourism atau Pariwisata Berkelanjutan.
Dalam sesi tersebut, Sudirman Sahibuddin membagikan pengalaman mengenai penerapan konsep sustainable tourism di Hani Hideaway, Gili Air, tempat ia menjalankan tugas sebagai Hotel Manager.
Sejumlah program yang dipaparkan antara lain Food Waste Management, penerapan konsep eco-green, serta kolaborasi dengan masyarakat sekitar untuk meningkatkan manfaat ekonomi sekaligus mendorong pemberdayaan komunitas lokal.
Sudirman juga mengangkat persoalan ketersediaan air yang menjadi salah satu tantangan penting bagi destinasi wisata kepulauan seperti Gili Air. Salah satu upaya yang diterapkan adalah pemanfaatan RO (Reverse Osmosis) System sebagai bagian dari pengelolaan sumber daya air yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Sharing session kemudian dilanjutkan oleh Azhari, Resort Manager Sudamala Senggigi Resort. Ia memaparkan berbagai capaian dan implementasi program sustainability yang telah dilakukan di Sudamala, sekaligus berbagi pengalaman mengenai penerapan prinsip keberlanjutan dalam operasional resort.
Perspektif dari dunia akademisi turut hadir melalui Ainul dari Politeknik Pariwisata Lombok. Ia menyoroti pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri dalam menyiapkan sumber daya manusia pariwisata yang memiliki kompetensi, keterampilan, dan kesiapan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Diskusi berlangsung interaktif. Para peserta yang berasal dari berbagai hotel, resort, serta stakeholder industri pariwisata saling bertukar pengalaman dan pandangan mengenai berbagai tantangan yang dihadapi industri saat ini.
Forum tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat jejaring antarpraktisi serta membuka ruang kolaborasi dalam mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang berkembang di sektor hospitality dan pariwisata.
Melalui gathering tersebut, IFBEC NTB berharap semakin banyak hotel, resort, restoran, maupun pelaku usaha pariwisata lainnya yang mulai dan terus menerapkan prinsip Sustainable Tourism dalam kegiatan operasional mereka.
Menurut IFBEC NTB, keberlanjutan bukan merupakan tanggung jawab satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi antara industri, akademisi, asosiasi, vendor, pemerintah, dan masyarakat lokal agar prinsip pariwisata berkelanjutan dapat diterapkan secara lebih luas dan memberikan manfaat jangka panjang.
Dengan mengusung semangat “Bertukar Ide, Merajut Inovasi Bersama Asosiasi, Kita Siap Menghadapi Dinamika Industri,” IFBEC NTB berkomitmen untuk terus menjadi wadah kolaborasi, berbagi pengetahuan, serta pengembangan profesional bagi para pelaku industri Food & Beverage dan hospitality di Nusa Tenggara Barat.
IFBEC NTB juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh sponsor dan partner yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, khususnya:
Lombok Plaza Hotel– venue, hospitality, dan dukungan penuh penyelenggaraan acara
Dineta Jaya Food & Beverage Supplier
PT Matrsuya Graha Trikencana
Bali Star Juice
Toza The Natural Fruits Juice
PT Marina Lombok Mandiri
Brew Me Tea
Hatten Wine dan
Dilmah Tea.
Dukungan berbagai pihak tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat semangat kolaborasi untuk membangun industri pariwisata NTB yang semakin profesional, inovatif, kompetitif, dan berkelanjutan.
IFBEC NTB
Bertukar Ide • Merajut Inovasi • Bersama Menghadapi Dinamika Industri
